Purbalingga Berpotensi Menjadi Kabupaten Penggerak Koperasi.

Berita Purbalingga, 15 April 2010

PURBALINGGA (RSP) – Tahun 2010 sedikitnya 11 kabupaten/kota di Jawa Tengah akan diusulkan menjadi kabupaten Penggerak Koperasi. Dan kabupaten Purbalingga salah satu kabupaten yang berpotensi mendapat predikat tersebut. Untuk menjadi kabupaten penggerak koperasi, suatu daerah harus memenuhi tiga aspek yakni aspek pengembangan kinerja koperasi, aspek perhatian pemerintah daerah dalam pembinaan koperasi dan memiliki koperasi aktif minimal 75 % dari jumlah koperasi yang ada.

“Tahun 2009 yang lalu ada 7 kabupaten/kota  yang berpredikat menjadi penggerak kopersi. sedang tahun 2010 ini rencananya ada 11 kabupaten/kota yang akan dinilai menjadi kabupaten/kota penggerak koperasi,” kata Sri Mulyati SH SIp, Kasi Pengendalian dan Pengawasan pada Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) kabupaten Purbalingga, Kamis (15/4). Baca lebih lanjut

Bupati Pantau Persiapan Pemilukada

Berita Purbalingga, 15 April 2010

Bupati bersama jajaran KPU (foto-Hms)

PURBALINGGA (RSP) – Bupati Triyono Budi Sasongko memantau persiapan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Purbalingga 2010 di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Purbalingga dan Kantor Panitia Pengawas Pemilu Kepala Daerah (Panwaslukada) kabupaten
Purbalingga, Kamis (15/4).

Kunjungan bupati ke dua lembaga itu untuk memastikan pelaksanaan Pemilukada 18 April lusa dapat berjalan lancar, aman dan tertib. Menurut Bupati Triyono, pelaksanaan Pemilukada merupakan sebuah tanggungjawab paling berat di akhir masa jabatannya. Karenanya Bupati meminta kerjasama semua pihak, baik KPU, Panwas maupun semua elemen masyarakat untuk mendukung Pemilukada damai.

Kepada Bupati, Ketua KPUD Purbalingga Heri Sulistiyono, ST menyatakan tahapan pelaksanaan Pemilukada berjalan sesuai rencana. Bahkan, sampai hari ini semua logistik Pemilukada telah sampai di PPK 100%. Hari ini, semua logistik yang ada di PPK di masing-masing kecamatan harus sudah di disitribusikan ke KPPS di seluruh desa yang menjadi wilayahnya. Baca lebih lanjut

Pemkab Purbalingga Terbaik di Jawa Tengah

Berita Purbalingga, 15  April 2010

Purbalingga (RSP) – Pemerintah Kabupaten Purbalingga ditetapkan sebagai peringkat I di Jateng dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Purbalingga mendapatkan skor 3,012 atau kategori prestasi Sangat Tinggi (ST) atas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang telah dilakukan evaluasi pada bulan Mei tahun 2009 lalu.
Penetapan kategori prestasi Sangat Tinggi tersebut tertuang dalam Hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2008 dengan nomor surat 052.2/161/W.2/2010 dan LHE-187/PW11/3/2010 tertanggal 28 Januari 2010. Hasil evaluasi tersebut dikeluarkan oleh Pemprov Jateng  dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jateng, dan ditanda tangani oleh Sekda Provinsi Jateng selaku Ketua Tim Daerah Drs Hadi Prabowo, MM, Sekretaris Timda Inspektur Prov Jateng Eddy Djoko Pramono, SH, MH, MT, dan Kepala Perwakilan BPKP Jateng Drs Mochtar Husein.

Bupati Purbalingga Drs H Triyono Budi Sasongko, M.Si mengatakan, pihaknya mendapat pemberitahuan hasil prestasi tersebut pada tanggal 14 April 2010. Pelaksanaan evaluasi dilakukan oleh sebuah tim yang terdiri dari Departemen Keuangan, Departemen Dalam Negeri, Bappenas, Setneg, Sekretaris Kabinet dan BPKP pada tanggal 20 Mei 2009 silam.

”Prestasi ini setidaknya menggambarkan bahwa kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah di Purbalingga secara manajerial dan tingkat capaian kinerja baik pada tataran pengambil kebijakan maupun tataran pelaksana kebijakan, sudah sesuai dengan Peraturan pemerintah nomor 3 tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), dan PP nomor 6 tahun 2008 tentang evaluasi LPPD,” kata Bupati Triyono di ruang kerjanya, Kamis (15/4). Baca lebih lanjut

Budidaya Jamur Tiram Purbalingga Terkendala pemasaran

Berita Purbalingga, 13 April 2010

Foto Illustrasi (doc)

PURBALAINGGA (RSP) – Para petani di kabupaten Purbalingga, saat ini mulai mengembangkan budidaya jamur tiram. Budidaya jamur tiram Purbalingga tersebar di beberapa desa yakni desa Toyareka, Muntang,Jetis, Rabak, Babakan, Grecol, dan Kalimanah.

Para petani tersebut telah membudidayakan jamur tiram sejak setahun yang lalu, namun para petani terkendala pemasaran dan media tanam (Baglog).

Untuk meningkatkan pemasaran jamur tiram, mulai awal tahun 2010 para petani membentuk Paguyuban Petani Jamur Mega Karya yang di pusatkan di desa Toyareka kecamatan Kemangkon.

“Selama ini kendala utama yang kami hadapi adalah pemasaranya. Oleh karena itu, kami kemudian membentuk paguyuban. Maelalui paguyuban ini kami secara bersama mencari terobosan-terobosan agar kendala pemasaran jamur tiram dapat teratasi. Selain itu bagi petani juga bermanfaat untuk saling berbagi ilmu dalam mengembangkan jamur tiram,” kata ketua paguyuban petani jamur Mega Karya, Mujahidin. Baca lebih lanjut

Kampanye Terakhir Heru-Kento Konvoi Bobotsari-Kaligondang

Berita purbalingga, 13 April 2010

PURBALINGGA (RSP) – Hari terakhir kampanye masing-masing pasangan calon bupati/wakil bupati Purbalingga digunakan untuk unjuk kekuatan dukungan. Kemarin (12/4) pasangan BBS-Jaya menggelar kampanye terbuka di Gelora Goentoer Darjono. Hari ini (13/4) giliran kampanye terakhir bagi pasangan nomor urut 2 Drs H Heru Sudjatmoko MSi – Drs Sukento Ridho Marhendriyanto MM.

Di hari terakhir kampanyenya, Heru-Kento menggunakan teknik kampanye “mobile” keliling Purbalingga.
Disamping memberikan hiburan bagi masyarakat, pasangan ini juga membagi-bagikan stiker dan tanda gambar Heru-Kento dan ajakan untuk mencoblos nomor 2.
Ribuan simpatisan dari masa partai pendukungnya PDI Perjuangan, PAN, PKS dan PKB mengiringi kedua pasangan calon tersebut keliling Purbalingga.

Start di Markas Heru Kento menuju ke arah Bobotsari, Karangreja, Serang Karangreja, Mrebet, Bobotsari, Karanganyar, Kertanegara, Karangmoncol, Rembang, Pengadegan, Kaligondang dan kembali ke Purbalingga. Baca lebih lanjut

Institute For Democracy, Berikan Pendidikan Politik Pemilukada

Berita Purbalingga, 10 April 2010

Tiga Narasumber berikan pendidikan politik pemilukada di hotel Utama - ( Foto Hr-RSP )

PURBALINGGA – Dengan PemilihanUmum Kepala Daerah (Pemilukada), kedaulatan dikembalikan lagi ke tangan rakyat. Karena dalam pemilukada tersebut, calon kepada daerah dipilih secara langsung oleh rakyat. Pemilu sebagai sarana yang paling damai dalam pergantian kekuasaan dan Pemilu juga sebagai sarana penguji legitimasi kekuasaan.

Dosen jurusan Ilmu Politik FISIP Unsoed Purwokerto Ahmad Sabiq, SIP., MA., dalam seminar Pendidikan Pemilih yang diselenggarakan di hotel Utama, Sabtu pagi (10/4) mengungkapkan, secara teoritis terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati yang berkualitas sangat tergantung pada proses pemilihan yang transparan, jujur dan adil. Kondisi tersebut sangat ditentukan oleh penyelenggara pemilu seperti KPUD, Panwas, pemda, partai politik, dan tim sukses.

“Pemilu yang berkualitas juga ditentukan oleh pemilih yang secara sadar menggunakan hak pilihnya,” lanjut Ahmad Sabiq. Baca lebih lanjut

Ricky Yacob, Berikan Coaching Clinic bagi Pusbit Tunas Perwira

Berita Purbalingga, 10 April 2010

PURBALINGGA (RSP) – Beruntung……itulah kata yang terucap dari sebagian besar anak-anak Pusat Pembibitan (Pusbit) Tunas Perwira Purbalingga. Pasalnya mereka bisa merasakan dilatih oleh mantan pemain nasional era 80-an Ricky Yacob. Kedatangannya di Purbalingga bersama para mantan pemain lainnya seperti Nasrul Koto, Asmawi Jambak, Yunus Mochtar dan Leksius Yos.

“Kami mendatangkan mereka untuk memberikan coaching clinic (pelatihan singkat, red) bagi para pelatih dan pemain pusbit. Setelah itu mereka juga melakukan pertandingan persahabatan dengan mantan pemain Purbalingga yang tergabung dalam Purbalingga Old Star,” kata Imam Slamet Riadi, pengurus bidang pembinaan usia dini Pengkab PSSI Purbalingga di Gelora Goentoer Darjono, Sabtu sore (10/4).

Coaching Clinic diikuti oleh tiga pusbit yang dimiliki Purbalingga yakni pusbit Tunas Perwira 1 wilayah Purbalingga, Tunas Perwira 2 wilayah Bobotsari dan Tunas Perwira 3 wilayah Kaligondang. Masing-masing pusbit mengirimkan lima puluh anak. Baca lebih lanjut