Gugatan Cerai Didominasi Kaum Buruh

Illustrasi (Foto : doc)

PURBALINGGA (RSP) – Gugatan cerai di Pengadilan Agama (PA) kabupaten Purbalingga di dominasi oleh kaum buruh, sedangkan sebelumnya di dominasi oleh kalangan PNS. Banyaknya perusahaan di kabupaten Purbalingga, sehingga banyak wanita yang mampu mandiri. Imbasnya menimbulkan effek kesenjangan kerja, yakni istri bekerja sedangkan suami mengurus anak di rumah.

Panitera PA Purbalingga Akhsin Munthohar mengatakan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak gampang mengajukan perceraian, sehingga diupayakan untuk dilakukan perdamaian dengan keluarga. Meski gugatan cerai telah dilayang ke pengadilan agama, pihaknya tetap berupaya melakukan mediasi bagi kedua belah pihak untuk berdamai.

“Pada dasarnya perceraian itu adalah hal yang boleh, tetapi dibenci oleh agama. Oleh karena itu semua pihak baik dari keluarga maupun perangkat RT/desa harus membantu mereka agar tidak jadi bercerai. Kamipun disini (PA) selalu memediasi kedua belah pihak untuk berdamai,” jelasnya Baca lebih lanjut

Tiga Produsen Miras Dibekuk

Berita Purbalingga, 28 April 2010

PURBALINGGA (RSP) – Polres Purbalinngga menggerebek produsen miras oplosan.  Masing-masing di rumah Sirus Malalau (40)  di Desa Majasari  RT 1 RW 5 Bukateja. Di sana polisi mengamankan 40 liter tuak, 5 kg kayu Raru dari Sumatera dan 11 batang kayu ranu.

Selain itu di rumah Sulasih, di Kelurahan Kalikabong polisi juga mengamankan 90 liter ciu. Sedangkan di rumah Pantur Lumbatoruan (36), di Desa Selaganggeng Mrebet diamankan 15 liter tuak. Pelaku merupakan produsen dan penjual, dijerat dengan ancaman hukuman tindak pidana ringan.

Miras tersebut diproduksi dengan mencampur tuak dan legen dengan kayu raru selama 24 jam. Dijual dengan harga Rp7000/plastic. Operasi miras dilakukan dalam rangkaian Operasi Cipta Kondisi yang dipimpin Kabag Ops Polres Purbalinga,  Kompol Jemino SSos. Baca lebih lanjut