PNS Pria Boleh Poligami, tapi……

PURBALINGGA (RSP) – PNS Pria berpeluang menambah istri lagi. Meski begitu, sejumlah persyaratan rumit harus tetap dipenuhi. Beberapa persyaratan itu diantaranya istri dalam kondisi cacat fisik yang tidak mampu melayani secara permanen, ada kerelaan dari pihak istri pertama dibuktikan dalam surat pernyataan dan penghasilan PNS Pria itu harus memadai untuk menafkahi dua keluarga sekaligus.

“Jadi kalau para bapak ini mau poligami, silahkan saja…Tapi ingat, syaratnya harus dipenuhi. Istri membuat surat pernyataan juga harus bebas intervensi. Gimana, ada yang mau?” gelitik Slamet Wiyoto dari Kantor Regional I BKN Yogyakarta disambut gelak tawa para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Kabupaten Purbalingga dalam Sosialisasi PP 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS di Operational Room Graha Adiguna Kompleks Pendopo Dipokusumo Sabtu (23/10).

Slamet juga menyinggung perceraian di kalangan PNS. Ternyata seorang pimpinan harus memberikan ijin ketika bawahannya mengajukan ijin bercerai. Hanya saja, konsekuensi pasca perceraian sering menjadi masalah pelik dan tidak pernah diperkirakan sebelumnya, terutama bagi PNS Pria terkait dengan penghasilan.

“Kalau PNS pria bercerai, 1/3 gajinya harus untuk menafkahi mantan istrinya, 1/3 lagi untuk anak dan si PNS Pria ini hanya memperoleh 1/3 sisanya. Lalu, bagaimana dengan istri barunya kalau setelah bercerai si PNS  Pria ini menikah lagi? Ya ini konsekuensi yang harus ditanggung PNS Pria itu. Dan seringkali PNS Pria itu belum tau konsekuensi ini. Proses cerainya gampang saja, konsekuensi di belakangnya yang berat,” ujarnya.

Mengingat konsekuensi perceraian itu cukup berat, Slamet berharap PNS tidak mudah berpikir untuk bercerai. Meski wajib mengeluarkan ijin cerai jika diminta, seorang pimpinan juga harus membimbing stafnya agar memikirkan ulang keputusannya itu sehingga angka perceraian di kalangan PNS dapat ditekan.(Ci/Hr)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s