Perbup Kawasan Tanpa Rokok Segera Ditetapkan

Berita Purbalingga, 23 Juni 2010

Ilustrasi Kawasan Tanpa Asap Rokok (doc/RSP)

PURBALINGGA (RSP) – Pemkab Purbalingga akan segera menetapkan Peraturan Bupati Kawasan Tanpa Rokok (Perbup KTR). Dengan penetapan Perbup ini, tak boleh ada aktivitas merokok di tempat-tempat seperti sarana pendidikan, kesehatan, arena bermain anak-anak, angkutan umum, perkantoran pemerintah maupun swasta, pasar, terminal hingga tempat terbuka umum seperti Alun-alun Purbalingga dan City Park.

“Sementara ini, kita buat dalam bentuk perbup dengan ketentuan sanksi untuk pelanggarannya berupa sanksi moral atau sanksi sosial. Jika di kemudian hari, ternyata kita memerlukan peraturan yang lebih tegas, maka bisa juga kita buat dalam bentuk perda dengan sanksi denda serta kurungan,” jelas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Purbalingga, Kodadiyanto dalam Sosialisasi dan Advokasi Kawasan Tanpa Rokok di Operational Room Graha Adiguna Kompleks Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Rabu (23/6).

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga dr. Dyah Retnani Basuki, M.Kes menyampaikan wacana anti rokok bukan barang baru di Purbalingga. Karena tahun 2005, Pemkab Purbalingga juga telah menetapkan dalam bentuk instruksi bupati yang melarang rokok di institusi pendidikan dan kesehatan.

“Tapi instruksi bupati itu sudah tidak relevan lagi karena dampak merokok yang merasakan juga masyarakat secara luas bukan hanya orang sakit dan siswa sekolah. Maka dari itu, kami merancang perbup untuk kemudian dalam sosialisasi ini kami minta pendapat berbagai pihak tentang substansi perbup ini,” tutur Dyah dalam acara yang dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh agama, direktur-direktur rumah sakit, kepala-kepala puskesmas, institusi pendidikan, pimpinan BUMD/BUMN, dan kepala-kepala unit kerja di lingkungan Pemkab Purbalingga.

Dyah tidak menyebutkan target waktu penetapannya. Namun kata dia, selesai digodog dan disesuaikan redaksionalnya oleh Bagian Hukum Setda Purbalingga, perbup segera ditetapkan dan harus segera dilaksanakan.
Konsekuensi dari pelaksanaan perbup ini, tiap pengelola/ penanggung jawab tempat-tempat yang dinyatakan sebagai kawasan tanpa rokok, wajib memasang papan bertuliskan ‘dilarang merokok’ maksimal tiga bulan setelah tanggal ditetapkan perbup. Pihak pengelola/ penanggung jawab tempat-tempat itu juga wajib untuk mengingatkan dan menegur seseorang yang masih nekad merokok.

“Nantinya akan kami bentuk Tim Satgas yang bertugas melakukan monitoring dan evaluasi kalau-kalau ada orang yang masih nekad merokok di kawasan tanpa rokok. Tim Satgas ini juga bertugas melakukan sosialisasi dan pembinaan baik secara preventif maupun kuratif untuk menegakkan perbup ini,” imbuh Koda.

Dilematis
Kodadiyanto mengakui penerapan perbup ini nantinya memang menimbulkan dilematis bagi Pemkab Purbalingga. Koda tidak menafikkan besarnya ‘jasa’ perusahaan-perusahaan rokok dalam pembangunan Purbalingga.

“Sebagai contoh, hanya perusahaan rokok yang berani dengan segera membantu pembangunan Videotron di City Park itu. Pemasukan mereka melalui reklame itu juga cukup besar. Seperti setiap tahun baru, yang mau menyumbang kembang api yang lumayan mahal itu siapa? Ya Perusahaan Rokok,” jelasnya.

Namun demikian, Pemkab Purbalingga tetap akan melaksanakan perbup ini sekaligus sedikit demi sedikit melepas ketergantungan dengan bantuan-bantuan dana perusahaan rokok. Bahkan rencananya, dana bagi hasil bea cukai tembakau dari pemerintah pusat akan dimanfaatkan untuk sosialisasi anti rokok dan launching kawasan tanpa rokok ini.

“Karena bagaimanapun rokok itu berbahaya bagi yang merokok maupun yang menghirup asap rokok itu. Tapi untuk menfasilitasi bagi para perokok, kita juga menganjurkan bagi pengelola tampat-tempat yang kita tetapkan sebagai kawasan tanpa rokok untuk menyediakan smoking area,” tambahnya. (cie)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s