Di Purbalingga, SP 2010 Selesai 100 Persen

Berita Purbalingga, 01 Juni 2010

PURBALAINGGA (RSP) – Pelaksanaan Sensus Penduduk (SP 2010) di kabupaten Purbalingga berhasil diselesaikan sesuai jadwal yang ditentukan yakni 31 Mei 2010.
Kepala Badan Pusat Statistik kabupaten Purbalingga Edy Apro Tuwiyono mengatakan secara lapangan Sensus Penduduk 2010 yang dilaksanakan sejak 1 Mei, telah selesai pada 31 Mei.

Menurut hasil evaluasi yang dilakukan, di kabupaten Purbalingga telah dilaksanakan pendataan secara menyeluruh oleh petugas cacah lapangan (PCL) yang ada. Namun pihaknya memperkirakan, kalaupun ada warga yang belum disensus, jumlahnya kurang dari 1 persen. Edy mencontohkan di kecamatan Purbalingga hingga akhir masa sensus ada 10 orang yang belum disensus.

“Di Purbalingga boleh dikatakan selesai 100 persen. Itu kegiatan lapangannya. Alhamdulillah semua tahapan berjalan dengan baik,lancar dan semua kendala/hambatan dapat terselesaikan dengan baik. Hal ini tidak lepas dari kerjasama semua pihak, termasuk bapak Bupati beserta jajarannya,” katanya.

Meski bagi Purbalingga sudah selesai, lanjut Edy, tetapi kegiatan SP 2010 merupakan program yang dilaksanakan secara nasional di seluruh Indonesia. Dimana di beberapa kota besar, masih dijumpai ada penduduk yang hingga hari sensus berakhir (31 Mei-red) belum didata petugas. Oleh karena itu, BPS Pusat memberikan perpanjangan waktu hingga 15 Juni 2010. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum disensus dapat didata ulang oleh petugas BPS.

“Kebijakan itu mengacu kenyataan dilapangan, bahwa masyarakat kita saat disensus tidak ada ditempat. Sehingga ada kecenderungan mereka belum didata. Oleh karena itu BPS pusat mengambil kebijakan, bagi mereka yang belum didata pada 1 – 31 Mei dapat ditampung pada kurun waktu 1 – 15 Juni,” terang Edy.

Pihaknya mengharapkan kepada masyarakat yang merasa belum disensus, agar melapor kepada pihak RT/RW setempat untuk mengisi form sederhana terkait tempat tinggal pelapor tersebut.  Selanjutnya pihak petugas BPS akan mengunjungi pelapor ke tempat tinggalnya.

“Terkait sensus lanjutan ini yang melakukan pendataan bukan lagi petugas cacah lapangan, tetapi langsung ditangani petugas dari BPS. Kami sudah informasikan ke pihak kecamatan dan desa, tolong kalau nanti ada warga yang mengadu belum disensus agar segera diiformasikan kepada kami. Petugas kami akan menindaklanjuti dengan datang langsung ke rumah yang bersangkutan,” katanya.

Ditambahkan Edy, saat ini hasil pendataan sensus masih dalam tahap penyempurnaan data sebelum dikirim ke pusat pengolahan di Semarang. Pada tahap ini pihaknya melakukan koreksi hasil lapangan apabila ditemukan adanya isian data yang keliru maupun pengkodeanya.

Data lengkap hasil SP 2010, baru dapat diakses pada 2011. Namun bagitu, hasil olah cepat yang dilakukan BPS menyangkut data jumlah penduduk secara nasional, propinsi maupun kabupaten/kota diperkirakan sudah dapat diketahui Agustus mendatang.(Hr-RSP)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s