SMAN 1 Purbalingga Terapkan Subsidi Silang

Berita Purbalingga, 20 Mei 2010

PURBALINGGA (RSP) – Anggapan sebagian masyarakat miskin untuk menyekolahkan anaknya di sekolah favorit adalah hal yang tidak mungkin, dibantah oleh Kepala SMAN 1 Purbalingga Ahmad Khotib. Selama ini sekolah yang dipimpinnya menerakan sistim subsidi silang dalam penerimaan siswa baru.

Diungkapkan Ahmad Khotib,tahun lalu, sekolah yang menjadi rintisan sekolah berbasis internasional (RSBI) ini, menggratiskan seluruh siswa yatim dan yatim piatu yang lolos tes seleksi penerimaan siswa baru. Kecuali tiga siswa yatim yang menolak gratis karena orang tuanya tergolong mampu. Selain itu, siswa yang menerima BKM SMP dari pemerintah  separohnya dibebaskan dari biaya sekolah.

“Kami sudah menerapkan sistim ini beberapa tahun lalu. Jadi tidak benar kalau anak orang miskin tidak dapat sekolah di tempat kami. Meski begitu anaknya memang harus memenuhi standar yang kita tetapkan,” ungkat Khotib saat dihubungi RSP Kamis (20/5).

Tahun ajaran ini pihaknya akan menerima siswa baru sebanyak 360 orang yang dibagi dalam 10 rombongan belajar.  Tes seleksi peserta didik baru telah dilaksanakan 18-19 Mei, diikuti 625 lulusan SMP.

Menurutnya, selama tes masuk belum ada pengkategorian siswa kaya atau miskin. Pemetaan jumlah siswa miskin, menengah dan siswa dari keluarga kaya baru akan dilakukan setelah pengumuman penerimaan siswa baru.

“Penghitungan berapa kekuatan sekolah dalam memberikan subsidi bagi anak keluarga miskin, akan ditentukan dari potensi penerimaan dana oleh anak keluarga kaya. Dalam masa penerimaan murid baru, kita melakukan sesuai prosedur operasional standar dulu. Belum sampai ke penentuan kaya – miskinnya,” terang Khotib.

Ditambahkan Ahmad Khotib, prosedur operasional standar (POS) bagi penerimaan siswa baru yang utama dilihat dari nilai administrasi meliputi NEM, prestasi akademik, sertifikat kejuaraan dan nilai raport. Kemudian  nilai tes masuk dan yang terakhir berupa wawancara dan skolastik.

Sesuai ketentuan Dinas Pendidikan, sebagai rintisan sekolah berbasis internasional (RSBI), SMA N 1 membuka pendaftaran peserta didik baru (PPDB) lebih awal disbanding sekolah non RSBI yang baru akan dilaksanakan mulai 28 Juni 2010.(Hr-RSP)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s