Komisi B DPRD Provinsi Jateng Kunjungi PT KBS dan Desa Karangcegak

Berita Purbalingga, 12 Mei 2010

PURBALINGGA (RSP) – Komisi B DPRD Provinsi Jateng kunjungi PT. Kesan Baru Sejahtera yang memproduksi rambut palsu di Kelurahan Bojong, Purbalingga, Rabu (12/5). Para wakil rakyat ini ingin melihat sejauh apa nilai investasi pengusaha Korea di Purbalingga.

Ketua rombongan, H. Muh. Haris, SS, M.Si mengatakan pihaknya mengaku senang dengan telah diberlakukannya penggajian sesuai UMK di perusahaan yang berlokasi di seberang Perumnas Bojong Indah ini.

Haris yang juga Wakil Ketua Konisi D ini juga memuji produktivitas PT. KBS yang secara stabil memproduksi hingga 8.000 buah rambut palsu dalam sebulan.

Dalam lawatan yang sama, Komisi B DPRD Provinsi Jateng ini juga mengunjungi Desa Karangcegak, Kecamatan Kutasari. Desa ini satu dari dua desa di Purbalingga selain Desa Nangkasawit Kecamatan Kejobong, yang memperoleh bantuan dari Provinsi Jateng untuk merealisasikan Desa Mandiri Pangan sejak tahun 2006.

“Tahun 2006, Provinsi Jateng telah memberikan bantuan 235 kambing. Ternyata tahun ini, kambing tersebut sudah beranak-pinak menjadi 436 ekor. Ini sangat bagus, berarti warga telah memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya. Karena pada umumnya, bukanya beranak-pinak, tapi malah tak seekorpun tersisa,” ujar Haris.

Bersama enam orang rekannya sesama Komisi B, Haris mengunjungi sentra pembuatan gula kelapa dan warung yang menjual hasil industri rumah tangga ini.
Menurut Haris, Karangcegak terpilih sebagai penerima bantuan Desa Mandiri Pangan karena desa yang berbatasan dengan Kecamatan Bojongsari ini termasuk desa rawan pangan karena 30% KK-nya termasuk KK miskin. Selain itu, desa yang dipimpin Ny. Sumisih ini memiliki potensi Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang dapat dikembangkan, disamping perangkat desa yang responsif.

Ada enam sub sistem yang dikembangkan dalam mewujudkan Desa Mandiri Pangan ini, antara lain budidaya sayuran organik, budidaya perikanan darat, cadangan pangan masyarakat, pembuatan pupuk organik, pemanfaatan pekarangan, dan budidaya ternak kelinci. (cie/Humas)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s