Warga Kembaran Wetan Ingin Pembangunan Bendung Slinga Dipercepat

Berita Purbalingga, 20 April 2010

Foto : doc

PURBALINGGA (RSP) – Warga desa Kembaran Wetan kecamatan Kaligondang menginginkan percepatan pembangunan Bendung  Slinga. Di desa ini terdapat 80 hektar tanah pertanian. 70 hektar diantaranya memanfaatkan aliran air dari bendung Slinga. Sedangkan 10 hektar lainnya merupakan sawah tadah hujan.

Kades Kembaran Wetan Sumarno mengatakan, warga petani di desanya sangat mengaharapkan bendung slinga segera terwujud meskipun sampai saat ini belum ada kepastian.

“Sebelum bendung Slinga kembali beroperasi, kami sangat mengharapkan pemkab atau pihak terkait untuk memperbaiki tanggul irigasi yang ada. Hal ini dibutuhkan warga karena selama ini mereka menairi sawahnya dari sungai Klawing dengan cara disedot. Tentu ini membutuhkan biaya operasional yang mahal,” kata Sumarmo

Sistem ini dirasa mahal karena membutuhkan biaya operasional berupa solar. Pompa air ini merupakan bantuan dari Subdin Pengairan Pemerintah kabupaten Purbalingga, sedangkan tenaga dan solar merupakan swadaya para petani.

Selama ini lahan persawahan di Kembaran Wetan mampu dipanen 6 kwintal per 100 ubin atau 42 kwintall per hektar.

Wacana membangun bendung Slinga sudah muncul sejak awal tahun 2000-an.  Karena dana yang dibutuhkan untuk mewujudkannya terlalu besar dan tidak bisa ditampung pada APBD kabupaten Purbalingga, selama bertahun-tahun pembangunan bendung Slinga hanya mejadi wacana

Pembangunan kembali bendung Slinga sedikit menemui titik terang setelah ada gelontoran dana untuk pembebasan tanah pada akhir tahun 2009, namun hingga saat ini masih belum terlaksana.

Saluran irigasi di Slinga dibangun oleh Pemerintah Belanda pada tahun 1920. Semula, sebagian air sungai Klawing mengalir lewat saluran itu dan memasok air ke areal persawahan di kecamatan Kaligondang. Rusaknya lingkungan sungai itu membuat permukaan air sungai Klawing terus menurun sehingga lebih rendah dari dasar saluran irigasi tersebut. Akibatnya, ratusan hektar sawah di dua kecamatan itu tak lagi mendapat pasokan air. Pembangunan bendung Slinga diperlukan untuk mengangkat permukaan air Sungai Klawing, agar bisa mengalir ke saluran irigasi yang sudah ada.

(Dian/Hr-RSP)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s