MLKD, Program Charity Bazda Purbalingga

Berita Purbalingga, 08 April 2010

Mobil Layanan Kesehatan Dhuafa milik Bazda terparkir di depan Rumah Zakat - Foto : Hr-RSP

PURBALINGGA (RSP) – Badan ‘Amil Zakat Daerah (Bazda) Kabupaten Purbalingga, semenjak dibentuk tahun 2001 trus mengembangkan inovasi pelayanan kepada masyarakat. Selain melaksanakan fungsi pokoknya sebagai badan yang mengelola zakat, infak dan shodaqoh, Bazda Purbalingga juga melaksanakan kegiatan pelayanan bagi masyarakat miskin.

Setelah mengembangkan program Aksi Cepat Tanggap (ACT), kini Bazda Purbalingga meluncurkan program baru yakni Mobil Layanan Kesehatan Dhu’afa (MLKD). Program ini merupakan gabungan dari kegiatan bidang kemanusiaan dan kesehatan.

Mobil Layanan Kesehatan Dhu’afa adalah program charity yang diharapkan memberikan solusi atas permasalahan sosial yang dihadapi oleh kaum dhuafa.    Pada umumnya banyak keluarga miskin dihadapkan pada masalah kesehatan, meskipun melalui beberapa program yang ada biaya pengobatan relatif murah bahkan gratis. Akan tetapi persoalan yang melingkupi kesehatan tidak berhenti pada pengobatan semata.  Permasalahan masih harus dihadapi selama atau sesudah proses pengobatan.  

“Biasanya biaya perbekalan selama pasien dirawat di rumah sakit cukup tinggi, bahkan diakhir pengobatan, pasien miskin masih dihadapkan pada mahalnya biaya transportasi yang harus disewa. Disisi inilah kami berusaha membantu mereka dengan memberikan layanan mobil cepat,” kata ketua Bazda Drs H Soetarto Rachmat, di Rumah Zakat Jl Letkol Isdiman, Kamis (8/4).

Melalui program ini, lanjut mantan wakil bupati Purbalingga periode 2000 – 2005, diharapkan dapat memberikan sedikit solusi pada masalah pengantaran atau penjemputan pasien dhuafa ( miskin ) yang sakit secara gratis. MLKD dapat digunakan untuk pengantaran dari rumah pasien ke rumah sakit atau sebaliknya.

“Pengoperasian mobil layanan peduli duafa merupakan kerjasama Bazda Purbalingga dengan Badan ‘Amil Zakat Nasional (Baznas, red). Kegiatan ini juga telah direstui pak bupati. Sedangkan biaya operasional untuk MLKD merupakan sumbangan dari masyarakat, baik dari perorangan maupun instansi,” terang Soetarto Rachmat.

Selain untuk pengantaran pasien dhu’afa, mobil ini juga dapat digunakan untuk kegiatan-kegiatan sosial lainnya. Mobil itu siap digunakan untuk pertolongan pertama pada korban kecelakaan dan bencana alam, pendistribusian logistik untuk korban bencana, distribusi peralatan untuk penyandang cacat dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya yang rutin dilaksankan oleh “Rumah Zakat” Bazda Kabupaten Purbalingga. (Hr-RSP)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s