101 Mahasiswa Poltekes Jakarta PKN di Karangmoncol

Senin, 05 April 2010
PURBALINGGA – Sebanyak 101 orang mahasiswa Politeknik Kesehatan Jakarta II mulai 1-29 April 2010 melaksanakan Praktek Kerja Nyata (PKN) di Desa Rajawana dan Desa Baleraksa, Kecamatan Karangmoncol. Para mahasiswa ini diterima langsung oleh Bupati Triyono Budi Sasongko di Operational Room Graha Adiguna Kompleks Pendopo Dipokusumo, Senin (5/4).

Dalam sambutannya, Bupati meminta para mahasiswa untuk membuat analisa keadaan kesehatan masyarakat setempat termasuk memantau pelaksanaan program pemkab di bidang kesehatan di dua desa itu. Jika kegiatan PKN sudah purna dilakukan, Bupati meminta para mahasiswa mempresentasi temuannya sebagai sumbang saran untuk program kesehatan Purbalingga ke depan.

”Terlebih, Desa Rajawan dan Desa Baleraksa itu endemi malaria, karena di sana sentra salak. Mungkin karena tidak terurus, banyak genangan-genangan air di kebun salak yang menjadi sarang bertelurnya nyamuk malaria,” jelas Bupati.

Bupati meminta mahasiswa ikut mengawal program kesehatan masyarakat setempat, termasuk memantau pemanfaatan JPKM berikut layanan yang telah diberikan pelayan kesehatan di desa baik puskesmas maupun PKD.

Tak hanya itu, Bupati juga menyampaikan keberhasilan program andalannya di bidang kesehatan yakni JPKM (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat). JPKM ini mendidik kemandirian masyarakat sehingga tidak selalu menggantungkan bantuan dari pemerintah dengan puskesmas gratis dan serba gratis lainnya.

”Puskesmas gratis itu tidak mendidik. Kalau orang miskin sakit gratis mungkin tak masalah diatnggung APBD. Tapi kalau direktur ini dan itu sakit ke puskesmas juga gratis, ini kan tidak fair, tidak adil. Seharusnya masyarakat yang kaya membantu mensubsidi masyarakat yang miskin. Masyarakat jangan dininabobokan dengan program gratis-gratisan. Karena swadaya masyarakat itu, motivasi kemandirian masyarakat itulah roh pembangunan yang sebenarnya,” papar bupati.

Karenanya, Bupati meminta agar para mahasiswa ini tidak usah mengadakan kegiatan fisik. Sebaliknya, Bupati hanya minta agar mahasiswa turut memotivasi masyarakat untuk mandiri, bersemangat dan berusaha mengubah nasibnya sendiri dengan seluruh kemampuan yang dimiliki.

”Tak usah ada kegiatan fisik. Memotivasi masyarakat untuk bisa berperilaku hidup bersih dan sehat, mengakhiri istilah endemi malaria, memberikan kesadaran masyarakat untuk bangkit, jika itu semua berhasil, sudah sangat baik,” tegas Bupati.

Menurut Direktur Politeknik Kesehatan Jakarta II, Antonius Sri Hartono, kampus yang dipimpinnya merupakan Politeknik Kesehatan dengan jurusan terbanyak, yaitu kesehatan lingkungan, gizi, teknik elektromedik, teknik radiologi dan radiotheraphy, teknik gigi, farmasi, dan analisis farmasi. Sebanyak 101 mahasiswa itu, 77 diantaranya perempuan dan telah mulai melaksanakan PKN tanggal 1 April lalu. (cie)

One thought on “101 Mahasiswa Poltekes Jakarta PKN di Karangmoncol

  1. Saya bangga program PKN kemarin bisa berjalan lancar melalui pemberdayaan masyarakatnya.
    Warga pun cukup antusias menerima kedatangan kami selaku mahasiswa PKN.

    -Mahasiswa Poltekkes JKT 2007-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s