Pemilukada Jangan Diwarnai Anarkhis

Berita Purbalingga, 26 Maret 2010

No. 1 : BBS-Jaya No. 2 : Heru-Kento No. 3 : Singgih-Setyaningrum

PURBALINGGA (RSP) – Bupati Purbalingga Drs H Triyono Budi Sasongko, M.Si meminta kepada para calon bupati dan wakil bupati serta pendukungnya untuk bisa menahan diri. Pasangan yang kalah harus dengan legawa bisa menerima kekalahannya, begitu juga pasangan yang menang jangan takabur. “Pasangan yang kalah jangan mengerahkan massa yang dapat berbuat anarkhisme,” kata Bupati Triyono BS ketika menyampaikan sambutan pada acara pengundian nomor urut pasangan calon bupati/wakil bupati di gedung Bina Sejahtera, Jum’at sore (26/3).
Menurut Bupati, pemilukada harus dilakukan secara demokratis dan bermartabat. Pasangan yang kalah, jika memang tidak puas gunakan jalur hukum dan sesuai aturan yang benar. “Tindakan anarkhis justru akan bisa mengotori pelaksanaan demokrasi itu sendiri,” kata Bupati Triyono.
Dibagian lain Bupati juga meminta segenap warga masyarakat Purbalingga untuk menggunakan hak pilihnya secara cerdas dan cermat pada hari pencoblosan Minggu 18 April 2010 mendatang. “Gunakan hak pilih warga masyarakat, karena satu suara sangat bermakna dan menentukan kelanjutan pembangunan di Kabupaten Purbalingga,” kata Bupati.
Sementara itu, berdasar hasil pengundian nomor urut, pasangan R Bambang Budi Surjono – Drs Muhamad Wijaya MM mendapat urut 1, kemudian pasangan Drs H Heru Sudjatmoko MSi – Drs H Sukento Rido Marhaendrianto MM mendapat nomor urut 2, sedang pasangan Ir Singgih Hidayat – Setyaningrum mendapat nomor urut 3.
Pasangan Heru – Kento mengklaim akan memenangkan pilkada 2010. Mereka diusung oleh koalisi PDIP, PAN, PKS dan PKB. Sementara pasangan BBS – Wijaya yang diusung Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Matahari Bangsa (PMB) juga mengklaim akan mampu memenangkan pilkada Purbalingga. Berbeda dengan dua pasangan lainnya, pasangan Singgih Hidayat – Setyaningrum terlihat tenang dalam mengatur strategi pemenangan. Meski demikian, pasangan ini juga optimis bisa menggerakan mesin partai pengusungnya yang terdiri dari PPP, PDP, dan sejumlah partai lainnya non parlemen untuk mengantarkan Singgih – Setyaningrum ke kursi bupati dan wakil bupati 2010 – 2015.
KPU menjadwalkan Kampanye pemilukada mulai 1 – 14 April 2010. Sebelumnya akan dilakukan kesepakatan pemilu damai (y)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s