Ulang tahun Sanggar Seni, Pentas Wayang Bocah

Berita Purbalingga, 06 Maret 2010

PURBALINGGA (RSP) – Dalam memeriahkan ulangtahun dua sanggar seni di wilayah Purbalingga, digelar pentas Wayang Bocah dengan lakon Petruk Dadi Ratu. Pementasan yang dimainkan oleh siswa sanggar seni Sari Ratri desa Meri Kutasari dan sanggar seni Pandusiwi Padamara ini berlangsung di auditorium Purbasari Pancuran Mas Padamara, Sabtu pagi (6/3).

Kasi Pembinaan Kesenian Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sri Pamekas mengatakan, kegiatan pentas seni kali ini diisi dengan berbagai seni tradisional, seperti Panembromo, Tari Panggung, dan Wayang Bocah.

Kegiatan ini dalam rangka hari ulang tahun ke 20 sanggar seni Pandusiwi pimpinan Tarsono dan ulang tahun ke 21 sanggar seni Sari Ratri pimpinan Joko Susilo.

Disamping sebagai sarana evaluasi hasil pembelajaran dan bimbingan, kegiatan pentas Wayang Bocah ini juga sebagai upaya melestarikan seni budaya tradisi sebagai aset budaya bangsa warisan leluhur yang memiliki nilai adi luhung, yang secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap kepribadian dan peradaban pelakunya. Sekaligus sebagai wadah apresiasi dann kreativitas bagi siswa dan masyarakat.

Sementara pimpinan sanggar Sari Ratri Joko Susilo mengungkapkan, pelestarian seni tari harus didukung oleh banyak pihak. Tidak hanya siswa tetapi juga para orang tua. “Bahkan tidak hanya itu. Pemerintah juga semestinya ikut membina dan mensuport sanggar seni seperti kami agar keberadaanya tetap eksis,” tutur Joko

Diakui Joko Susilo, kebanyakan siswa sanggar seni yang dikelolanya adalah siswa SD, sedangkan siswa SMP maupun SMA sangat sedikit. “Untuk siswa SMP atau SMA biasanya begitu lulus terus melanjutkan sekolah keluar daerah. Jadi memang sangat kurang. Tetapi ada juga yang keluar karena kurang dukungan orang tua,” Ungkap Joko S.

Pentas seni Wayang Bocah berlangsung sangat meriah, terlebih orangtua turut serta menyaksikan penampilan anaknya. Sempat hadir dan memberikan sambutan Wakil bupati Purbalingga Drs. H Heru Sudjatmoko, M.Si.

Dituturkan Heru Sudjatmoko, bangsa yang arif dan bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati dan melestarikan warisan seni dan budaya. Bahkan pihaknya berjanji akan terus memberikan dukungan moril dan spirituil bagi pengembangan kesenian di kabupaten Purbalingga. (Umang/Hr-RSP)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s