Ramaikan Segamas, DKP Gelar Festival Ebeg

Berita Purbalingga, 06 Maret 2010

Festival Ebeg (doc)

PURBALINGGA (RSP)  – Pemkab Purbalingga terus berupaya meningkatkan jumlah kunjungan ke pasar Segamas. Salah satunya dengan menggelar berbagai even di komplek pasar baru itu. Harapannya, pengunjung yang datang berbelanja dipasar dan penghasilan pedagang akan terdongkrak, sehingga  kesejahteraan mereka segera membaik.

Dalam sebuah kesempatan Bupati mengatakan, sebenarnya yang paling dibutuhkan pedagang adalah bagaimana dagangannya laku. Dagangan laku itu sangat tergantung dari jumlah pengunjung. Karenanya, pemkab mencoba menfasilitasi dengan menghimbau masyarakat menggelar kegiatan atau even di Pasar Segamas.

Even pertama yang akan dilakukan dalam bulan Maret ini berupa Festival Ebeg dan Lomba Mewarnai. Bupati secara khusus menunjuk Dewan Kesenian Purbalingga untuk menjadi pengelola kegiatan (event organizer) rangkaian acara tersebut.

Ketua Dewan Kesenian Purbalingga (DKP) Haryono Sukiran membenarkan pihaknya ditunjuk langsung oleh Bupati untuk membuat kegiatan kesenian di Pasar Segamas. Menurut Haryono pihaknya memilih Festival Ebeg, selain sebagai upaya nguri-uri budaya tradisional, karena ebeg juga masih diminati oleh masyarakat Purbalingga secara luas.

DKP juga membidik segmen anak-anak dengan menggelar Lomba Mewarnai. Dengan kegiatan anak-anak, orang tuanya minimal ibunya akan ikut serta. Haryono berasumsi, para ibu biasanya suka belanja dan anak-anak suka jajan. Sehingga kehadiran mereka di pasar akan memperbesar peluang meningkatkan jumlah pengunjung yang berbelanja di Pasar Segamas.

“Sasaran kami grup ebeg se-Kabupaten Purbalingga, sebagai perwakilan 18 kecamatan. Mereka memperebutkan Trophy Bupati dan uang pembinaan senilai total tiga juta rupiah,” jelas Haryono Sukiran yang juga Ketua Umum Panitia.

Untuk menjadi Penyaji Terbaik, para peserta harus unggul dalam tiga unsur penilaian, yakni harmonisasi antara karawitan dan tarian, penyajian (garapan) serta kreativitas (musik, kostum, tari, orisinalitas).

Uniknya, meskipun kesenian ebeg lekat dengan dunia mistis, panitia melarang terjadinya trance atau mendem. Peserta juga diminta untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama festival berlangsung.

“Jangan sampai, niat kita untuk meningkatkan jumlah kunjungan Pasar SEGAMAS justru sebaliknya, bikin ricuh yang akan merugikan para pedagang,” jelas pria yang telah puluhan tahun berkecimpung di dunia seni ini mantap.

Festival Ebeg ini akan dilaksanakan selama dua hari, Selasa – Rabu 23 dan 24 Maret 2010. Sedangkan Lomba Mewarnai untuk anak TK pada Kamis 25 Marert 2010. Pendaftaran paling lambat Senin (22/3) di Radio Suara Perwira (RSP) Kompleks Rumah Dinas Wakil Bupati atau di Sekretariat Dewan Kesenian Purbalingga, Jl. Wiramenggala No. 53 Penambongan Purbalingga. (STi/Hr-RSP)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s