DPRD Bahas Kenaikan Tarif RSUD Purbalingga

DPRD BAHAS KENAIKAN TARIF PELAYANAN KESEHATAN DI RSUD

PURBALINGGA – Setelah mengalami penundaan pembahasan rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Purbalingga akhirnya dilanjutkan oleh Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Purbalingga. Pembahasan raperda RSUD Purbalingga ini dipastikan selesai dalam 2 hari lagi. Salah satu penekanan dalam pembahasan selama 2 hari mendatang adalah tentang kenaikan tarif baru di RSUD Purbalingga.
Anggota pansus 2 yang juga ketua komisi C DPRD Purbalingga Drs Mugo Waluyo mengatakan, secara umum kenaikan tarif RSUD ini cukup tinggi, rata-rata naik 100%. Tingginya kenaikan tarif pelayanan di RSUD lebih disebabkan, lamanya perda RSUD yang sudah 10 tahun belum pernah mengalami revisi. Padahal idealnya revisi perda tarif tersebut berkisar 3 – 5 tahun sekali.
Dituturkan Mugo Waluyo, adanya perda baru RSUD nantinya, sangat dimungkinkan masyarakat kaget. Oleh karena itu, diupayakan kenaikan tarif dilakukan secara cukup hati-hati dan mendetail agar benar2 sesuai dengan kondisi riil dilapangan.
Kenaikan ini juga dengan membandingkan tarif RSU milik pemerintah lainnya. Dimana pihak terkait sudah melakukan studi banding tentang perda dan pelayanan rumahsakit.
Mugo menghimbau kenaikan tarif RSUD ini diimbangi dengan peningkatan pelayanan. Beberapa hal penting dalam peningkatan pelayanan adalah penanganan pasien secara cepat dan berkualitas. Serta keramahan SDM RSUD.(Umang-RSP)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s